Rabu, 15 April 2020

Makalah Tentang Kependudukan, Ketenagakerjaan, Kesempatan Kerja dan Pengangguran
(Type Soal : Ganjil )


Tugas ini disusun oleh :
Brigita Intan A / 21219387
1EB14
Mata Kuliah : Perekonomian Indonesia
Dosen : Wiarsih Febriani
Fakultas Ekonomi
Universitas Gunadarma
2019/2020


Bab I
Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menyelesaikan makalah yang berjudul “ kependudukan, ketenagakerjaan, kesempatan kerja dan pengangguran “

Penduduk atau warga suatu Negara dapat didefinisikan menjadi dua yaitu, orang yang tinggal di daerah tersebut dan orang yang secara hokum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di tempat itu.
Ketenagakerjaan ( tenaga kerja ) adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan suatu barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri maupun kebutuhan masyarakat.
Kesempatan kerja dapat diartikan dengan permintaan tenaga kerja, yaitu suatu keadaan yang menggambarkan adanya kesempatan kerja yang siap diisi oleh penawar kerja ( pencari kerja ).
Pengangguran adalah angkatan kerja yang tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan. Pengangguran akan merugikan Negara dan akan memberatkan anggota keluarga karena kebutuhannya menjadi beban untuk keluarga yang sudah bekerja.
Dari empat hal yang ada diatas merupakan suatu hal yang saling berhubungan antara yang satu dengan yang lainnya dan akan mempengaruhi perekonomian Indonesia.

1.2 Rumusan Masalah
1.2.1 Apa yang dimaksud dengan kependudukan?
1.2.2 Bagaimana pertumbuhan penduduk di Indonesia?
1.2.3 Apa saja factor  yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk ?
1.2.4 Apa yang dimaksud dengan ketenagakerjaan?
1.2.5 Apa yang dimaksud dengan ketenagakerjaan menurut undang-undang?
1.2.6 Apa yang dimaksud dengan kesempatan kerja?
1.2.7 Apa hubungannya antara kesempatan kerja dengan pengangguran?
1.2.8 Apa yang dimaksud dengan pengangguran?
1.2.9 Ada berapa jenis pengangguran?
1.2.10 Bagaimana cara kita menghitung angka pengangguran?
1.3 Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah
1.3.1 Untuk mengetahui pengertian dari kependudukan secara umum
1.3.2 Untuk mengetahui pertumbuhan penduduk di Indonesia
1.3.3 Untuk mengetahui factor apa saja yang dapat mempengaruhi pertumbuhan penduduk
1.3.4 Untuk mengetahui pengertian dari ketenagakerjaan
1.3.5 Untuk mengetahui peran Undang-Undang dalam ketenagakerjaan di Indonesia
1.3.6 Untuk mengetahui pengertian dari kesempatan kerja
1.3.7 Untuk mengetahui hubungan antara kesempatan kerja dengan pengangguran
1.3.8 Untuk mengetahui pengertian dari pengangguran
1.3.9 Untuk mengetahui jenis-jenis pengangguran dan mengetahui pengertiannya
1.3.10 Untuk mengetahui cara menghitung angka pengangguran


BAB II
PEMBAHASAN


2.1 Pengertian Kependudukan

Penduduk atau warga suatu Negara dapat didefinisikan menjadi dua yaitu, orang yang tinggal di daerah tersebut dan orang yang secara hokum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di tempat itu. Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.  Kependudukan di Indonesia memiliki empat ciri-ciri umum yaitu jumlah penduduk yang semakin bertambah, sebagian besar penduduk berusia muda, persebaran penduduk tidak merata disetiap pulau, sebagian besar penduduk bekerja pada sector pertanian.

Pengertian kependudukan menurut para ahli

1. AA Nurdiman
Penduduk adalah sekumpulan orang yang menetap dan juga berdomisili di dalam suatu Negara.

2. P.N.H Simanjuntak
Penduduk adalah orang yang bertempat tinggal atau pun yang sedang berdomisili di suatu Negara.

3. Ahmad Yani dan Mamat Rahmat
Menurut Ahmad Yani dan Mamat Rahmat, penduduk adalah komponen yang sangat penting dalam suatu wilayah ataupun Negara.

2.2  Pertumbuhan Penduduk di Indonesia

Secara keseluruhan jumlah kependudukan Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Pada tahun 1980 jumlah penduduk di Indonesia mencapai 147,49 juta jiwa dan pada tahun 2000 menjadi 203,456 juta jiwa. Pertumbuhan penduduk di Indonesia mengalami peningkatan yang dipengaruhi oleh 3 faktor yaitu semakin meningkatnya kualitas kesehatan penduduk yang terlihat dengan ditandai berkurangnya angka kematian bayi, pertumbuhan ekonomi yang  mendorong perbaikan gizi masyarakat, kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya jumlah pengendalian kelahiran.

2.3   Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Penduduk
Ada beberapa factor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan penduduk di suatu Negara. Factor-faktor tersebut adalah
a. Fertilasi
Menyangkut peranan kelahiran pada perubahan penduduk sedangkan natalitas mencakup peranan kelahiran pada perubahan penduduk dan reproduksi manusia
b. Mortalitas ( kematian )
Merupakan salah satu di antara 3 komponen demografi yang dapat mempengaruhi perubahan penduduk
c. Migrasi
Perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap dari suatu tempat ke tempat lain melampaui batas politik/Negara ataupun batas administrative/batas bagian dalam suatu negara. Jadi migrasi sering diartikan sebagai perpindahan yang relatif permanen dari suatu daerah ke daerah lain

2.4  Pengertian Ketenagakerjaan
Ketenagakerjaan adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama, dan setelah selesainya masa hubungan kerja. Tenaga erja adalah objek, yaitu setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan untuk menghasilkan barang atau jasa, untuk kebutuhan sendiri dan orang lain.

2.5  Ketenagakerjaan Menurut Undang-undang
a.  Menurut UU No.13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan adalah setiap orang yang mampu bekerja untuk menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan baik diri mereka sendiri dan untuk masyarakat.
b.  Menurut UU Pokok No.14 Tahun 1969 tentang ketenagakerjaan adalah setiap orang yang mampu bekerja baik di dalam maupun di luar hubungan kerja guna menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini pembentukan tenaga kerja adalah untuk meningkatkan efektivitas kemampuan  untuk melakukan pekerjaan itu.

2.6  Pengertian dari Kesempatan Kerja
Kesempatan kerja dapat diartikan sebagai permintaan tenaga kerja, yaitu suatu keadaan yang menggambarkan adanya kesempatan kerja yang siap diisi oleh para pencari pekerjaan. Oleh karena itu terjadilah hubungan antara permintaan tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja di pasar tenaga kerja.  Di Indonesia, jumlah penduduknya lebih besar yang mengakibatkan kelebihan tenaga kerja yang tidak sesuai dengan permintaannya.

2.7  Hubungan Antara Kesempatan Kerja dengan Pengangguran
Hubungan antara kesempatan kerja dengan pengangguran adalah ketika angka kesempatan kerja semakin meningkat maka tingkat pengangguran pun akan berkurang. Tetapi jika angka kesempatan kerja menurun maka angka pengangguran akan semakin meningkat. Kesempatan kerja yang tidak seimbang dengan angkatan kerja akan menyebabkan terjadinya pengangguran.

2.8  Pengertian Pengangguran
Pengangguran adalah angkatan kerja yang tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan. Pengangguran akan merugikan Negara dan akan memberatkan anggota keluarga karena kebutuhannya menjadi beban untuk keluarga yang sudah bekerja. Indicator beban ini disebut Dependency Ratio.

2.9  Jenis-jenis pengangguran
Dalam ilmu ekonomi pengangguran ada beberapa jenis, antara lain adalah
a. Pengangguran siklis, pengangguran yang disebabkan oleh merosotnya perekonomian atau resesi ekonomi suatu Negara.
b. Pengangguran structural, pengangguran yang terjadi karena tidak sesuainya jenis pekerjaan yang diminta dengan yang ditawarkan.
c. Pengangguran musiman, pengangguran yang terjadi karena pergantian musim. Biasanya terjadi di daerah pertanian.
d. Pengangguran teknologi, pengangguran yang disebabkan oleh adanya modernisasi dalam berproduksi.
e. Pengangguran friksional, pengangguran yang disebabkan oleh adanya pergeseran antara permintaan dengan penawaran tenaga kerja.
f. Pengangguran terbuka, pengangguran yang terjadi karena kesempatan kerja lebih sedikit jika dibandingkan dengan angkatan kerja.

2.10  Cara Menghitung Angka Pengangguran
BPS mendefinisikan angkatan kerja sebagai jumlah populasi yang bekerja dan yang tidak bekerja:
Angkatan Kerja = Jumlah yang bekerja + Jumlah yang tidak bekerja
Selain itu, BPS juga mendefinisikan tingkat pengangguran sebagai persentase dari angkatan yang tidak bekerja :
Tingkat Pengangguran = ( Jumlah yang tidak bekerja / Angkatan Kerja ) x 100



BAB III
PENUTUP

1.3 Kesimpulan

Penduduk adalah warga suatu Negara dapat didefinisikan menjadi dua yaitu, orang yang tinggal di daerah tersebut dan orang yang secara hokum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di tempat itu. Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. Penduduk usia kerja merupakan penduduk yang berusia 15 hingga 65 tahun.
Ketenagakerjaan ( tenaga kerja ) adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan suatu barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri maupun kebutuhan masyarakat.
Kesempatan kerja dapat diartikan dengan permintaan tenaga kerja, yaitu suatu keadaan yang menggambarkan adanya kesempatan kerja yang siap diisi oleh penawar kerja ( pencari kerja ). Oleh karena itu terjadi suatu hubungan antara permintaan tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja di pasar tenaga kerja.
Pengangguran adalah angkatan kerja yang tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan. Pengangguran akan merugikan Negara dan akan memberatkan anggota keluarga karena kebutuhannya menjadi beban untuk keluarga yang sudah bekerja. Orang yang sedang tidak mencari pekerjaan contohnya adalah, ibu rumah tangga, siswa SMP/SMA/Kuliah dan yang lainnya karena suatu hal tertentu atau belum membutuhkan pekerjaan.
Dari penjelasan – penjelasan di atas sudah membuktikan bahwa antara kependudukan, ketenagakerjaan, kesempatan kerja dan pengangguran saling berhubungan. Keterkaitan inilah yang nantinya akan menjadi factor pendorong yang sangat penting dalam hal pembangunan  perekonomian bangsa/Negara Indonesia.


BAB IV
DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar